• 21

    Aug

    Penduduk Kabupaten Tabalong

    Penduduk Kabupaten Tabalong Banua Lawas 17,534 Jiwa luas wilayah 161,67 Ha Pugaan 6,416 Jiwa, luas wilayah 64,06 Ha Kelua 30.372 jiwa luas, wilayah 115,78 Ha Muara Harus 5.752 jiwa, luas wilayah 62,90 Ha Tanta 14.442 jiwa, luas wilayah 172,10 Ha Tanjung 28.004 Jiwa, luas wilayah 323,34 Ha Murung Pudak 31.318 Jiwa, luas wilayah 118,72 Ha Haruai 19.374 Jiwa, luas wilayah Ha Bintang Ara 7.409 Jiwa, luas wilayah Ha Upau 6.037 Jiwa, luas wilayah 323,00 Ha Muara Uya 19.590 Jiwa, luas wilayah 924,16 Ha Jaro 12.579 Jiwa, luas wilayah 819,00 Ha
  • 18

    Aug

    KECAMATAN TANJUNG

    KECAMATAN TANJUNG Nama Camat : Zulfan Noor, S.Sos, M.si Alamat Kantor : Jl.A.Yani Km 2,5 Jangkung Telp.(0526) 2021660 Freq.SSB 3730 Kondisi Umum : Ibukota : Tanjung Luas Wilayah : 323,34 Km2 Jarak dari Ibukota Kabupaten : ? 2 Km Batas Wilayah -Sebelah Utara Kec.Haruai -Sebelah Selatan Kec.Kelua -Sebelah Timur Murung Pudak -Sebelah Barat Prop.Kalteng Topografis : Termasuk dalam wilayah bagian barat merupakan daerah datar berawa-rawa yang meliputi wilayah kecamatan Banua Lawas, Pugaan, Kelua, Muara Harus, Tanta, Tanjung dan Murung Pudak. Sebanyak 89 persen desa diwilayah ini merupakan daerah datar. Jumlah Kelurahan/Desa Definitif : 15 1. Desa Banyu Tajun 2. Desa Sungai Pimping 3. Desa Pamarangan Raya 4. Desa Puaini Kiwa 5. Kelurahan Jangkung 6. Kelurahan Tanjung 7. Kelurahan Agung 8. Kelur
  • 14

    Aug

    Imbauan Rachman Ramsyi Dicuekin CPN

    Imbauan Rachman Ramsyi Dicuekin CPN Imbauan Bupati Tabalong, Rachman Ramsyi, agar semua pihak merundingkan persoalan lahan Hak Guna Usaha (HGU) PT Cakung Permata Nusa (CPN) yang diklaim penduduk Desa Wayau, Kecamatan Tanjung, tak diindahkan. Surat Bupati Tabalong Nomor 1044/TAPEM/130/08/2009, 3 Agustus 2009, kepada pimpinan PT CPN dan warga itu berisi imbauan agar kedua pihak tidak melakukan aktivitas apapun di lahan sengketa hingga dilakukan mediasi. Namun, perusahaan tak menindahkan, sehingga warga yang sebelumnya memblokade selama tiga hari areal perkebunan karet dan sawit PT CPN di daerah setempat, kembali mengancam menghentikan seluruh kegiatan operasional perusahaan di lahan sengketa itu. “Kami sebagai warga Wayau kecewa. Masyarakat menghormati surat bupati, tapi PT CPN, t
  • 12

    Aug

    Sungai Tabalong Kiwa Marak Peracunan Ikan

    Sungai Tabalong Kiwa Marak Peracunan Ikan Pencari ikan di Sungai Tabalong dengan cara meracuni air, kembali marak di wilayah utara Kabupaten Tabalong. “Kejadian seperti ini, hampir terjadi setiap tahun bila sudah masuk musim kemarau. Saat itu kondisi sungai Tabalong Kiwa dalam keadaan surut, ungkap Ketua RT 01, Desa Mahe Pasar Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong, M Ilham, kepada {{KP}}, Minggu (12/7). Adapun tempat peracun ikan itu beraksi, mereka mencari lokasi yang dalam, karena di situ tempat berkumpulnya ikan-ikan besar, kemudian kebanyakan para pelaku bukan warga setempat, tapi datang dari daerah lain, waktu operasinya kebanyakan saat menjelang subuh. “Sedang jenis racun ikan yang digunakan, sebagian besar dengan cara memberi cairan toba, kemudian adalagi yang memakai po
  • 31

    Jul

    Warga Blokir Perkebunan CPN

    Warga Blokir Perkebunan CPN Sengketa lahan antara masyarakat dengan PT Cakung Permata Nusa (CPN) kembali memanas. Ratusan warga di Desa Wayau dan Desa Juai, Kecamatan Tanjung, Tabalong, memblokir areal perkebunan PT CPN yang berada di daerah setempat, sejak, Rabu (29/7). Aksi ini dipicu karena perusahaan pemegang Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan karet dan kelapa sawit di Kabupaten Tabalong ini, terlihat warga melakukan aktivitas perkebunan di atas lahan yang diduga masih bermasalah. Akibatnya ratusan warga berbondong-bondong mendatangi kantor PT CPN yang berada di tengah lokasi perkebunan, Rabu (29/7). Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan sejumlah anggota Brimobda, Polres Tabalong dan Kodim 1008/Tanjung melakukan pengamanan. Kemudian, beberapa tokoh masyarakat beserta kepala de
  • 29

    Jul

    Aston Tanjung City Hotel Beroperasi

    Aston Tanjung City Hotel Beroperasi Hotel baru hadir di Kota Tanjung, Kabupaten Tabalong. Namanya Aston Tanjung City Hotel. Bupati Tabalong, H Rachman Ramsyi memastikan di hotel bintang tiga yang dibangun di Jalan A Yani, Mabuun, Murung Pudak itu tidak ada tempat hiburan malam (THM). Hal itu diketahui saat Rachman secara simbolis meresmikan dibukanya hotel tersebut, Minggu (26/7). Turut hadir Wabup H Muchlis, Kabag Humas Polda Kalsel AKBP Puguh Raharjo, Kapolres Tabalong, AKBP Taufik Supriyadi, Kepala PN Tanjung Didiek R Putro, Kajari Rahmat Haris, Dandim 1008/Tjg, Letkol Arm Sun Suripto dan undangan lainnya dari lingkungan pemerintahan. “Pak Herman (pemilik Hotel Aston) tidak membangun diskotek kan di sini ?. Berarti sudah jelas kalau di Aston tidak ada diskotek. Tidak tahu ke d
  • 15

    Jul

    SEJARAH KABUPATEN TABALONG

    SEJARAH KABUPATEN TABALONG Gagasan berdirinya Kabupaten Tabalong dimulai dari permufakatan orang-orang terkemuka di Tanjung yang diprakasai oleh Bapak Baharuddin Akhmid yang waktu itu menjabat Asisten Wedana di Kecamatan Tabalong Selatan. Pada tanggal 15 Maret 1958 mulai dibentuk Panitia sementara Penuntutan Daerah Swatantra Tingkat II Tabalong. Selanjutnya pada tanggal 5 Mei 1959 dalam sidang Pleno terbuka DPRD Hulu Sungai Utara telah memutuskan menyetujui tuntutan rakyat Tabalong agar kewedanaan Tabalong dapat dijadikan daerah Swatantra Tingkat II Tabalong dengan ibu kota Tanjung. Peristiwa itu yang dikenal sebagai resolusi 5 Mei 1959 nomor 2/II DPRD 1959. Pada tanggal 5 September 1964 Kewedanaan Tabalong telah ditingkatkan statusnya menjadi daerah persiapan
  • 25

    Jun

    Tabalong Tempo Dulu

    Tabalong Tempo Dulu Catatan pendek tentang Tabalung (Tabalong) perlu disempurnakan dari segi penelitian arkeologi dan tradisi lisan. Tidaklah salah kita menengok kebelakang tentang keberadaan Tabalong.Tabalung yang legenda tentram dan damai pada saat itu mungkin dapat mengilhami kita saat ini.Pembangunan bukan hanya tanggungjawab pemerintah dan perusahaan tapi juga tanggungjawab kita. Dulu kita bisa hidup bergotong royong, sekarang mengapa kurang?Kebudayaan & bersosialisasi sejak jaman dulu kala sangat mempengaruhi keadaan ekonomi daerah ini.dari fase buram (sebelum BPM. Permina) sampai fase adaro diabad millennium, perekonomian Tabalong cendrung meningkat ini dilihat dari minat beli dan harga barang yang berbeda dari Kabupaten tetangga. Pemanfaatan Sumber Daya Alam yang efektif,
  • 21

    Jun

    Kebun Sawit CPN Diprotes Warga

    Kebun Sawit CPN Diprotes Warga TANJUNG, Konflik masalah lahan antara masyarakat dan perusahaan kembali terjadi di Kabupaten Tabalong. Sejumlah warga Desa Wayau, Tanjung, Kabupaten Tabalong memprotes pembukaan lahan kebun sawit oleh PT Cakung Permata Nusa (CPN) di desa itu. Menurut warga, Desa Wayau tidak termasuk dalam Hak Guna Usaha (HGU) atau lahan yang dikerjakan PT CPN. Dalam peta wilayah usaha PT CPN hanya menyebutkan Desa Kambitin Raya. Untuk itu, masyarakat meminta perusahaan mengembalikan lahan yang tidak termasuk dalam HGU tersebut dan menghentikan penebangan sebelum ada keputusan bersama. “Saat pertemuan dengan perusahaan beberapa waktu lalu, perusahaan menyatakan siap menghentikan penebangan selama penentuan batas desa di wilayah usaha perusahaan,” kata Kades Wa
  • 21

    Jun

    Ancam Gugat CPN, Warga ke DPRD

    Ancam Gugat CPN, Warga ke DPRD TANJUNG, Tidak ingin penyelesaian sengketa lahan di Desa Wayau, Tanjung dengan PT Cakung Permata Nusa (CPN) berlarut-larut, ribuan warga desa itu berunjuk rasa ke DPRD Tabalong, Rabu (3/6). Mereka meminta pemkab dan dewan proaktif mengawasi penyelesaian sengketa lahan tersebut, terutama mengawasi tim kecil yang terdiri dari camat, BPN, dinas perkebunan, muspika dan masyarakat. Menurut mereka, berdasarkan Hak Guna Usaha (HGU) yang diterbitkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Nomor 27/HGU/BPN/2001 yang diperpanjang HGU Nomor 98/HGU/BPN/2005, disebutkan, salah satu objek HGU milik PT CPN adalah di Desa Kambitin Raya, Tanjung. Namun, entah kenapa sejak 1992, lahan yang digarap perusahaan justru di Desa Wayau. Beberapa pihak terkait dalam penerbitan HGU milik

Author

Follow Me