Pengedar Sabu Kembali Dibekuk

31 Aug 2009

Pengedar Sabu Kembali Dibekuk

org-padang-lumbu1
Murung Pudak Setelah melakukan aksikejar-kejaran akhirnya Mahdi Thalib alias Arab warga Padang Lumbu RT 1 Desa wayau Kecamatan Tanjung pelaku pengedar sabu akhirnya dapat dibekuk oleh satuan Reskrim Polsek Murung Pudak pada Minggu (23/08) pukul 21.00 wita di jl Intan RT 2 Komperta Desa Belimbing Murung Pudak.
Kronologis penangkapan ke dua pelaku yang sedang dicari keberadaannya atau menjadi Target Operasi (TO) Kepolisian ini ditangkap saat sedang melakukan transaksi penjualan sabu dengan pembeli yang tidak dikenal. Pelaku sempat hendak melarikan diri ketika aksinya diketahui anggota serse Polsek Murung Pudak yang dipimpin langsung oleh Kanit Resrim Bripka Gigih Sutanto, namun berkat kecepatan dan kesigapan anggota polsek akhirnya pelaku dapat ditangkap namun pembelinya tidak tertangkap karena sempat melarikan diri tidak hanya itu barang buktipun sempat dibuang namun masih dapat ditemukan . Sebelumnya setelah mendapat informasi dari masyarakat akan ada transaksi serbuk haram ini anggota langsung menuju TKP dan melakukan pengintaian selama 2 jam lebih terhadap pelaku hingga melakukan penangkapan.
Dari celotehan Arab akhirnya Hendra Wahyudi alias Gunjing warga Desa Hikun Rt.5 yang memberikan sabu kepada arab seharga 400 ribu itu juga dapat di amankan, selanjutnya dari keterangan Gunjing yang mengatakan bahwa barang yang dijual ke Arab dibeli dari CD yang berprofesi sebagai tukang ojek, anggota polsek langsung bergerak ke rumah CD namun yang bersangkutan sudah tidak ada lagi ditempat dan setelah dilakukan penggeledahan tidak ditemukan barang haram serbuk haram tersebut.
Dari pelaku ditemukan barang bukti berupa 1 paket sabu sabu seharga 400 ribu, uang hasil transakdi 100 ribu dan sepeda motor Shogun Warna Putih DA.5631 HN. Kapolsek Murung Pudak AKP Adji didampingi kanit Reskrim mengatakan dalam minggu ini pihaknya sudah 2 kali melakukan penangkapan pelaku pengedar sabu di Kecamtan Murung Pudak.
Dengan penangkapan ini diharapkan menjadi shock terapi bagi pengedar sabu lainnya agar tidak melakukan perbuatan tindak pidana itu, hingga dapat mencegah para generasi penerus bangsa terjerumus pemakai obat terlarang. Metro/tim


TAGS


-

Author

Follow Me